ANAK SMK
ANAK SMK
Saat ini gue sangat sedih
menceritakan pengalaman gue saat SMK (Sekolah Menegah Kejuruan) (kayak orang biasa
sedih aja hhe). Sebenarnya ini adalah
pengalaman yang sangat berharga dalam hidup gue sebagai alumni SMK. So, banyak
yang tahu kehidupan anak SMA tapi tidak banyak yang tau kehidupan anak SMK ?
benar gak? . Karena dunia Per-FTV atau persinetronan di Indonesia sering
menggunakan cerita – cerita anak SMA terutama mengenai kenakalan bahkan asmara,
kenapa tidak SMK ? haha… Jadi apa yang ada dalam benak atau pikiranmu jika
melihat kata SMK ?. Menurutku jika gue mendengar kata SMK pertama kali yang
muncul dalam pikiran adalah : Tawuran, yap rata – rata berfikiran seperti itu,
urakan, yang membawa buku di sgue kantong belakang, dandan alakadarnya/berantakan,
tidak rapi, arogan, suka bergerombolan, dll yang pasti negatif. Tapi disini gue
mau mengubah semua prediksi itu karena gue yang ngejalanin masa – masa SMK
(masa – masa paling tidak indah tapi membawa berkah hahaha).
Sebenernya gue enggak mau masuk
SMK dan hanya ingin masuk SMA ya? Karena presepsi gue saat tau kata SMK dan
temen – temen SMP sahabat gue rata – rata masuk SMA yang sama. Tapi alasan
kenapa gue masuk SMK karena pertama orang tua yang mengarahkan , dan karena
bapak punya usaha bengkel dirumah jadi untuk meneruskan usaha bapak nantinya
sehubungan dengan cita – cita pengusaha gue makanya gue lakonin. Dan gue
akhirnya diterima di SMK terbaik di Semarang. Hari pertama masuk sekolah yaitu
ospek. Masuk sekolah jam 05.00 WIB, pagiiii bener !!!!, sesudah masuk untuk gue
enggak telat dan ternyata ada yang telat maka mereka di beri hukuman untuk
pushup didepan siswa – siswi baru itu sih masih hukuman ringan. Dan gue masuk
dalam barisan kelas teknik mesin karena memang di kumpulin dilapangan. Yang gue
lihat saat gue masuk dibarisan teknik mesin, buset anak – anaknya berbadan
tinggi besar dengan kulit hitam – hitam pekat hha, ngeri sihhhh (waktu itu
badanku masih kecil dan agak kurus gak seperti sekarang haha). Untungnya gue
ketemu dengan temen gue SD yang orangnya kecil lebih kecil dari gue hehehe.
Jadi ada temen gue yang kenal. Sekaligus dihari pertama semua ukuran rambut
yang harusnya dipotong 3 cm ternyata harus 3 mm paling panjang . Jadi kita
semua siswa baru ukuran rambutnya 3 cm jadi disitu kita dipotong oleh kakak –
kakak kelas dengan asal asalan tidak rapi sama sekali. Dengan menyesal wajahku
jadi sangat – sangat bulat dan aneh. Yah itu masih sebagian kecil siksaan yang
membangun dari SMK, gue jalani ospek sampai selesai.
Setelah ospek mulailah hari
pertama masuk ke dalam kelas dan menerima pelajaran, dan gue baru tahu ternyata
rambut ukuran 3mm itu tidak hanya pada masa ospek tapi juga selama sekolah yah
!!! 4 tahun botak. Semester pertama gue jalani dengan sangat berat hati karena
tidak sesuai harapan. Berpakaian harus sangat rapi setiap hari berdasi dan
bersepatu kulit lengkap. Dan diriku sangat aneh mengenakan seragam itu. Gue
berfikir gimana saat gue nanti main dengan teman – temanku SMP yang masuk SMA
pasti bakalan diejek habis – habisan karena botak dekil. Presepsi gue satu
sudah salah ternyata anak SMK harus rapi.
Dan ternyata teman – teman gue rata – rata emang nakal (karena belum
kenal), dan gue mulai mencoba untuk membaur dengan teman – teman sekelas yang
pastinya. Ternyata mereka asik dan terkesan urakan memang (mungkin karena
dikelas gak ada ceweknya sama sekali), dan gue mulai terkontaminasi. Namun
walau pun nakal sangat kompak sekali jiwa korsa yang ditanamkan saat SMK ini
memang sangat – sangat mengena dalam hati. Bagaimana tidak, kekompakan kita
dari mulai hal yang positif sampai dengan yang negatif, berikut kekonyolan
kami.
Diminggu kedua masuk sekolah
memang kita satu kelas merasa sangat – sangat lelah dan capek karena begitu
banyak kegiatan yang kita lalui selama seminggu. Sampailah kita pada pelajaran
terakhir dengan fisik yang capek, hanya kepingin pulang, dan gurupun tak
kunjung datang. Kita tunggu guru sampai 45 menit dan tidak juga datang, maka
gaduhlah kelas dan kita semua meminta kepada ketua kelas untuk pulang. Akhirnya
pulanglah kita semua tanpa satupun yang tinggal. Lalu keesokan harinya ternyata
guru gue masuk kelas dan tidak didapati satu siswapun yang ada dikelas, alhasil
kita satu kelas dihukum untuk berlari memutari sekolahan dengan tidak memakai
baju sehelaipun ( tapi pakai celana yaaa hhe kalo gak ber helai – helai nanti
).Kita pun berlari 5 kali memutari
sekolahan yang terletak dipusat kota dengan tetangga adalah Sekolah menengah
Atas ter- gaul di Semarang dan ada SMK dengan penduduk (siswa siswi) rata –
rata perempuan . Dan saat kita berlari mereka melihat, dalam hati (ini orang
gila yaaa ? kok mau aja lari tidak pakai baju hhe) ( atau dalam hati : ini
mereka badannya bagus bagus yaaa hahahaha ) terserah lah apa kata mereka ,
intinya kita malu. Bayangin aja kita keliling 5 kali dan mereka melihat juga 5
kali. Dan kita pun akhirnya menyesal dengan sendirinya.
Kearoganan kita nggak cukup
sampai disitu, sesaat setelah istirahat kita harusnya langsung masuk ke kelas
dan ini masih di kantin (sepele sih) tapi ini guru yang sangat – sangat mendidik
(killer) sudah diruangan. Sooo kita pun kena hukuman lagi satu kelas, dengan
melakukan push up posisi tangan mengepal ke aspal sebanyak 200 kali perorang
(tangan pada melepuh) dan ditambah Skot jump sebanyak 200 kali perorang gila
apa?????. Dan akhirnya kita jalani itu semua sampai mutah – mutah .
Penyiksaan diri selanjutnya
karena kesalah kita adalah dengan memainkan pohon ? What ? pohon ?. Yup. Karena
sekelas gak ada ceweknya maka tidak ada kata jaim. Pohon disamping lapangan
utama sekolah melengkung dan sudah hampir rubuh. Dan itu kita naikin pohon itu ber
delapan orang dan satu orang lagi
menarik pohon ke samping kiri dengan sekuat tenaga kemudian dilepaskan, maka
pohon iitu akan bergoyan ke kanan dan kekiri secara berulang demikian pula
orang yang menungganginya (seperti gak ada kerjaan lain ya hha). Rasanya
seperti koboi yangmenunggang kuda dengan membawa pistol kekanan kekiri hha. Dan
kemudia tiba – tiba bapak guru datang selalu disaat yang tepat. Akhirnya kita
dihukum dengan membersihkan area lapangan dengan lagi – lagi tidak memakai
baju.Dilihat oleh kelas lain namun rasa malu kita mulai berkurang karena sudah
sering.
Kita pantang menyerah untuk
membuat masalah selanjutnya (gileeee). Waktu itu adalah pelajaran mengenai
mesin di kelas laboraturium dimana terdapat mesin – mesin dikelas dan kami kira
mesin itu tidak berfungsi karena sebagai pajangan atau pembelajaran mengenai
desainnya saja. Di ujung kelas ada motor gocar hasi Tugas Akhir dari kakak
kelas yang dipajang, kemudian temen gue menyalakan gocar tersebut di dalam
kelas. Dan ternyata tidak ada yang bisa mematikan mesin gocar tersebut, kelas
terpaksa menjadi bau asap gocar yang hidup tersebut sampai akhirnya guru masuk
dengan keadaan mesin gocar hidup ( konyol haha) . Mesin gocar tersebut akhirnya
dimatikan oleh guru gue. Sudah tahu lah teman saya saja sekarang yang dihukum
didepan kelas untuk berlari – lari sampai mutah haha. Dan sebenarnya masih banyak lagi hal – hal /
permasalahan yang kita buat semasa SMK.
Namun mereka semua satu kelas
sudah mendapat pekerjaan dan hidup
dengan mandiri, mereka bekerja dengan hati dan giat. Karena dalam SMK dilatih
untuk disiplin, bekerja keras, bekerja sama, cekatan, praktik, dll. Mereka
dalam belajar disekolah juga sangat giat dan rajin. Jadi mereka semua siap
untuk bekerja. Dan Sekarang rata – rata sudah memiliki rumah dan sudah
berkeluarga. Jadi pandangan orang – orang awam mengenai SMK harus diubah untuk
memahami bahwa SMK bisa dan siap bekerja, tidak hanya arogan dan lain
sebagainya. Jangan meremehkan anak SMK. Masa – masa paling indah adalah masa –
masa disekolah (SMK)
Salam,
Penulis
Kristedo Sakti Nugroho
Komentar
Posting Komentar